Salah satu momen yang paling mendalam bagi kita semua sebagai umat Kristiani adalah Jumat Agung. Di tengah kesibukan belajar dan kegiatan sekolah, Jumat Agung hadir sebagai momen hening untuk mengenang kisah sengsara dan wafat Yesus Kristus di kayu salib.
Bagi komunitas SMP Strada Bhakti Nusa, Jumat Agung bukan sekadar hari libur sekolah. Lebih dari itu, hari ini adalah pengingat tentang kasih yang paling murni. Yesus memberikan nyawa-Nya bukan karena Ia bersalah, melainkan demi keselamatan umat manusia.
Di era digital ini, terkadang kita lupa untuk “berhenti sejenak”. Melalui peringatan Jumat Agung, kita diajak untuk melepaskan gadget sebentar, masuk dalam doa, dan merenungkan: “Sudahkah saya menjadi berkat bagi orang lain di sekolah maupun di rumah?”
​Wafat Yesus di salib adalah bukti bahwa kegelapan tidak akan menang. Salib yang dulu merupakan simbol penderitaan, kini menjadi simbol harapan dan kasih yang tak terbatas.
Semoga dengan menghayati makna Jumat Agung, kita semua semakin semangat dalam belajar, semakin tulus dalam berteman, dan semakin setia dalam pelayanan.

​Selamat menghayati Jumat Agung bagi seluruh keluarga besar SMP Strada Bhakti Nusa. Semoga kasih Kristus menyertai kita semua.

Salam AMDG

Sebarkan artikel ini